Pulau Alor telah lama dikenal melalui tulisan Pigafetta dalam pelayaran Magelhaens mengelilingi dunia. Setelah mengumpul rempah-rempah di Maluku, kapal Victoria berlayar kembali ke Eropah dengan menyinggahi Alor pada 12 Januari 1522. Ketika itu sebagian besar penduduk pantai telah menganut agama Islam karena kontak dengan Sultan Ternate.
Selat Pantar merupakan laut yang memisahkan antara Pulau Alor dan Pulau Pantar. Mudah dijangkau dengan transportasi darat maupun transportasi laut dari kota Kalabahi. Jarak dari darat 14–19 km sedangkan jarak dari laut 15 menit
· Memiliki banyak titik selam di perairan Pantar - laut yang memisahkan Pulau Alor dan Pulau Pantar yang disebut “Baruna’s Dive Sites at Alor” :
1. Baruna’s Point
2. Never – Never wall
3. Cave Point
4. Barrel Sponge Wall
5. Mola – mola Point
6. Night Snacks
7. Alor Expree / Alor Dreaming
8. Rocky Point
9. Three Coconuts
10. Moving Pictures
11. Eagle Ray Point
12. Rahim’s Point
13. Tuna Channel
14. Anemone Country
15. Octopus Garden
16. Captain’s Choice
17. The Refrigerator
Half Moon Bay; Peter's Prize; Crocodile Rook; The Edge; Coral Clitts; Baeylon; The Arch; Fallt Line; The Patch; Nite Delht; Kal's Dream; The Ball; Trip Top; The Mlai Hall; No Man's Land; The Chatedral; School's Ut; hingga titik selam Shark Close.
Titik selam yang terakhir ini sangat menarik karena merupakan tempat kumpulan ikan hiu yang sangat bersahabat dengan para diver.
Di taman laut ini pula dapat ditemui lumba-lumba abu-abu yang merupakan spesies langka.

Lokasi
Taman Laut Selat Pantar terletak di Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia



Akses Menuju Lokasi
bisa datang dari Kupang dengan naik kapal feri dengan waktu tempuh 12-13 jam menuju Larantuka. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kapal kayu menuju pelabuhan laut Kalabahi dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Di depan pelabuhan Kalabahi yang berada di Kepulauan Alor, terbentang Taman Laut Selat Pantar.
Klo dari tanjun priok naek KM Sirimau
(Route: Batulicin - Blinyu - Kalabahi - Kijang - Kupang - Larantuka - Makassar - Semarang -TG Priok)
Jakarta office:
Jl. Angkasa 18, Jakarta Tel: (021) 421 1921
Klo mau naek pesawat juga bisa, tinggal online
Tempat Menarik Lain Di Alor
1) Perkampungan tradisional Takpala, Kecamatan Alor Tengah Utara, dengan perumahan adat, upacara pernikahan adat, belanja moko, lego-lego, cakalele, dll.
Jarak dari ibu kota Kabupaten Alor + 13 km yang ditempuh dalam waktu 20 menit. Dari perkampungan tersebut dapat menikmati keindahan Teluk Benlelang dan lingkungan sekitarnya.
2) Perkampungan tradional Monbang. Desa Kopidil Kecamatan Alor Barat Laut. Jarak dari Kalabahi sekitar 7 km atai dengan kendaraan roda 4 dalam waktu 45 menit. Potensi yang dapat dinikmati :
a) Perkampungan asli suku Kabola :
· Masyarakat, rumah adat, lagu, tarian khas suku Kabola
· Busana spesifik dari kulit kayu
· Dalam perjalanan dapat menikmati keindahan Teluk Mutiara
c) Perkampungan tradisional Bampalola, di Kecamatan Alor Barat Laut, jarak dari Kalabahi kira-kira 15 km sebelah Barat. Potensi yang dinikmati :
· Rumah adat Fet Lakatuil
· Upacara Makan Baru, penentuan waktu tanam, panen, lego-lego, dll
d) Desa Alor Kecil dan Alor Besar, jarak 14 dan 17 km dari kalabahi potensi yang dinikmati :
· Upacara sunatan adat
· Acara Nikah adat
· Tari-tarian lego-lego jubah dodo
· Kitab Suci Al Qur’an tua dari kulit kayu
· Musik tradisional
· Arus air laut dingin sehingga rakyat panen ikan
· Home stay di Pulau Kepa
· Taman laut dan panorama alam bawah laut yang indah.
